Rahasia Keuntungan Melimpah, Bubidaya Hidropinik Pembawa Keuntungan

Tips Ampuh Bubidaya Hidropinik Pembawa Keuntungan

Budidaya hidroponik- Seiring dengan berkembangnya teknologi, banyak bermunculan teknologi yang sudah meringankan tugas manusia, seperti alat bajak sawah, mesin panen padi, dan lainya.

Didalam bidang media tanam juga ada lho yaitu hidorponik, apaan tuh hidropinik? Hidroponik adalah salah satu jenis media tanam yang cukup minimalis.

Hidroponik (hydoponic) berasal dari bahasa Yunani yaitu hydro yang berarti air dan ponos yang berarti daya. Sesuai namanya, media tanam yang di gunakan adalah air, dengan kata lain hidroponik adalah budidaya tanaman dengan media air.

Banyak jenis tanaman yang bisa ditanam menggunakan teknik hirdoponik, dari mulai sayuran, bunga hingga pohon. 

Banyak para pembudidaya sayuran yang beralih menggunakan teknik hidroponik, karena lebih praktis, hemat tempat dan juga hemat pupuk dan yang pastinya lebih menguntungkan.

Dalam sistem ini kamu cukup menggunakan air bernutrisi yang dijadikan sebagai pengganti media tanah, dan untuk media tanamnya bermacam-macam, ada kain flanel, rock wool, batu bata, serabut kelapa dan lainnya.

Dan berikut ini adalah kelebihan dari hasil tanaman hidroponik yang bisa tambah meyakinkan kamu untuk cepet-cepet memulai budidaya hidroponik.

Kelebihan dari Hidroponik

Gambar Hidroponik
pertanianku.com
  • Lebih Hemat Tempat

Seperti yang udah disinggung tadi yaa, menanam menggunakan teknik hidroponik jauh lebih hemat, hemat apa emng?.

Dari segi lahan kamu jauh lebih hemat menggunakan teknik hidroponik dari pada media tanah, karena kamu tidak perlu membutuhkan lahan yang luas hanya cukup menggunakan media yang bisa dimanfaatkan saja, seperti gelas plastik dan pipa.

  • Irit Duit

Pastinya kamu jauh lebih hemat menggunakan teknik ini karena kamu gak perlu menyiram tanaman tiap hari, kamu cukup mengontrol saja karena sudah ada larutan yang memberi nutrisi untuk tanaman kamu.

Jadi lebih hemat duit, waktu dan juga tenagakan?.

  • Ramah Lingkungan

Budidaya menggunkaan hidroponik terbukti ramah lingkungan lho, karena menggunakan teknik hidrponik tidak perlu menggunakan pestisida atau obat hama yang lainya, karena obat hama bisa merusak unsur-unsur yang ada di dalam tanah.

Dan menggunkaan teknik hidroponik mengurangi kadar Co2 karena tidak menggunakan kendaran atau mesin yang mengeluarkan limbah.

  • Pertumbuhan Lebih Cepat

Pertumbuhan tanaman jauh lebih cepat karena nutrisi yang diperlukan tanaman sudah tersedia langsung dan juga berbentuk cairan jadi bisa lebih maximal dan juga lebih cepat diserap oleh tanaman.

  • Proses Panen Lebih Mudah

Kenapa lebih mudah? Karena kamu tidak perlu untuk mencangkul atau memotong untuk memanen cukup dengan mencabut tanaman yang sudah panen langsung bisa dinikmati.

  • Tidak Bergantung Pada Musim

Untuk menanam menggunkaan teknik ini kamu tidak perlu risau masalah kecocokan tanaman dengan musimnya, karena kamu bisa menanam kapan saja.

  • Mudah Untuk di Kontrol

Selain tidak bergantung pada musim tanaman ini juga mudah jika kita ingin mengontrol, dari daun, batang hingga akar kita bisa mengontrolnya secara periodik.

  • Kemungkinan kecil terkena resiko hama dan penyakit.
  • Hasil panen lebih melimpah.
  • Kebersihan lebih terjamin dibanding menggunakan media tanaman tanah.

Nah udah tau kan, kelebihan dari hidroponik, sekarang kita akan bahas kelemahan dari media tanam hidroponik.

Kelemahan dari Hidroponik

  • Kebutuhan nutrisi dan pupuk yang perludigunakan masih sulit ditemuan, mungkin kamu perlu menjelajahi beberapa toko pertanian.
  • Untuk modal awal dibutuhkan modal yang cukup besar kecuali kamu bisa memanfaatkan barang yang ada dan juga membuat sistem sendiri.
  • Peralatan dan juga perawatannya masih jarang ditemukan.
  • Kamu harus lebih teliti karena kamu harus benar-benar memantau nutrisi yang digunakan dan juga mengukur keasam dan juga basa dari tanaman itu.

Cara Budidaya Hidroponik

budidaya hidroponik
hidrafarm.blogspot.com
  • Menggunakan Teknik Larutan Statis

Untuk cara yang pertama menggunakan teknik larutan statis ini artinya kamu tidak perlu mengalirkan larutan nutrisinya.

Pada teknik ini kamu perlu media yang tidak tembus terhadap cahaya , seperti ember plastik, baskom, bak semen atau yang lainnya, dan usahan berwarna gelap.

Kenapa harus menggunkan media yang gelap? Berhubung dengan larutan nutrisi tidak dialirkan jadi kita menghindari terjadinya tumbuhan berlumut.

Kalo kamu gak  menemukan wadah yang berwarna gelap, kamu bisa menggunakan plastik hitam atau aluminium foli yang tidak tembus dengan cahaya.

Pastikan ketika mengisi larutan nutrisi tingginya tidak sampai melebihi akar, usahakan serendah mungkin jadi akar tanaman ada di atas pas larutan tersebut. Supaya tanaman mendapatkan cukup oksigen.

Kamu juga bisa lho manggunkan gelembung pompa oksigen yang biasa digunkaan di akuarium untuk menambah oksigen.

Pastikan juga kamu mengganti air secara berkala, setiap minggu bahkan.

  • Munggunkan Teknik Larutan Air

Berkebalikan dengan teknik larutan statis, teknik larutan air ini mengalirkan air secara terus menerus.

Untuk teknik ini terkenal lebih mudah karena kita dapat mengatur suhu dan juga larutan nutrisi dari tanki besar yang digunakan untuk tanaman hidroponik dengan skala yang besar.

Salah satu teknik yang banyak digunakan dalam teknik larutan air ini adalah teknik lapisan nutrisi (nutrien film technique) atau yang biasa disebut dengan “Teknik Hidroponik NFT”.

Teknik hidroponik NFT menggunakan perit buatan yang terbuat dari logam tipis anti karat, dan tanaman in disemai di parit itu.

Disekitar saluran parit tersebut dialiri larutan nutrisi, sehingga akan terbentuk lapisan tipis yang digunakna untuk makanan tanaman.

Parit ini dibuat dengan air yang sangat tipis jadi cukup untuk melewati akar dan akan terjadi lapisan nutrisi disekitar akar, dan akan ada oksigen yang cukup untuk tanaman.

Kamu Perlu Ini

busisaya hidroponik

Sekarang kita akan membahas langkah-langkah untuk menanam hidroponik secara sederhana.

Step 1 

Penyiapan Benih Tanaman Hidroponik

Sama dengan tanaman yang lainya, dalam tanaman hidroponik kamu juga perlu menyiapkan bibit.

Bibit ini bisa kamu siapkan sendiri atau bisa kamu dapatkan di toko pertanian, tapi bagi pemula lebih baik untuk membeli benih di toko pertanian.

Setelah kamu mendapatkan bibit selanjutnya semai benih tersebut, biasanya penyemaian menggunkan rockwool atau kain flanel.

Step 2

Penyemaian Benih 

Setelah kamu mendapatkan bibit sayuran yang kamu inginkan, pastikan bibit dalam keadaan yang sehat dan juga tidak ada cacat, karena itu bisa berpengaruh dengan hasil dari tanamn hidroponik.

Step 3

Penyiapan Media Tanam 

Untuk media tanam kamu bisa memadupadankan rockwoll dengan pasir kerikil, atau serabut kelapa.

Sediakan tempat untuk menjadi wadah dari media tanam, seperti pot atau kaleng bekas, dan jika benih sudah cukup umur maka pindah ke media tanam.

Patikan kamu memindah bibit sayuran ketika tunasnya sudah mencapai tinggi kira-kira 5-10 cm, karena itu tanda bahwa bibit sudah siap untuk dipindah.

Step 4

Pemindahan Bibit

Langkah awal yang harus kamu lakukan adalah mengisi bagian bawah media tanam seperti diatas, isian untuk bagian bawah media tanamn ada pasir kerikil atau arang atau batu bata.

Pastikan semua tersusun dengan baik dan pastikan tanaman bisa berdiri kokoh di media tanam.

Step 5

Perawatan dan Panen 

Sebelumnya pastikan kamu paham bagai mana cara merawat tanaman hidroponik. Dan perhatikan juga tanaman apa yang kamu tanam, karena beda jenis tanaman beda cara penanganan.

Pastikan kamu selalu menambahkan larutan nutrisi secara rutin setiap seminggu sekali. 

Untuk panen, biasanya kurang lebih 3 bulan sekali setelah tanam, namun kembali lagi dengan jenis sayur apa yang di tanam karena beda jenis beda masa panen.

Itulah cara budidaya hidroponik, semoga bisa membantu kamu yang ingin bercocok tanam tapi tidak memiliki lahan luas. Dan kamu pasti bisa mengaplikasikannya dirumah. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba

Good Luck

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *