Tips Ampuh Membawa Keuntungan! Budiaya Pisang Untuk Pemula

Budiaya Pisang Untuk Pemula Tips Ampuh Membawa Keuntungan!

Budidaya Pisang- Siapa disini penggemar buah pisang? Yup pisang adalah salah satu macam buah yang banyak diminati, dari segi rasa dan juga tekstur pisang selalu menjadi andalan buah yang harus dikonsumsi.

Rasanya yang manis dan juga memiliki tekstur yang lembut itu adalah salah satu kenikmatan yang disuguhkan buah pisang, dan yang pastinya pisang memiliki segudang manfaat.

Karena alasan ini juga banyak yang membudidayakan pisang, karena buah pisang dipandang bisa sebagai peluang bisnis yang mendatangkan banyak untung.

Dan ternyata sedikit orang yang memandang budidaya pisang karena banyak pertimbangan, Insya allah  dari artikel ini kamu akna taua bagaimana cara budidaya pisang yang biak dan pastinya memiliki buah yang lebat. 

Jadi ini saat nya kamu jadi milyarder dari budidaya ini.

Cara Budidaya Pisang 

Persiapkan Bibit

mempersiapkan bibit budidaya

Untuk mempersiapkan bibit kamu bisa menggunakna tunas dari pohon pisang, untuk kriterianya, calon bibit memiliki tinggi 1-2 mater dan memiliki diameter 15-20 cm. Dan pastikan kamu mengambil tunas dari induk yang sehat dan juga berbuah baik.

Perhatikan tinggi dari bibit, karena itu akan mempengaruhi produktivitas dan juga jumlah buah pisang itu sendiri.

Dan dalam pembibitan, pembibitan pisang ada 2 jenis, yaitu bibit muda dan bibit dewasa, pastikan kamu memilih bibit yang dewasa, biasanya di tandai dengan memiliki bakal bunga dan juga cadangan makanan pada bogolnya.

Seperti yang sudah disinggung di atas, kamu bisa mendapatkannya dengan membeli atau mengambil dari tumbuhan pisang berikut adalah tatacara penanaman tunas dari induk pohon pisang.

  • Pastikan kamu menanam tidak terlalu berdekatan dengan pohon induk kira-kira berjarak 2×2 meter. 
  • Pada tanaman induk akna muncul beberpa tunas yang berjumlah kira-kira 7-9 tunas. Jika sudah mendapati lebih dari 9 tunas, lebih baik dipangkas supaya menjaga kualitas pada bibit pisang.

Selanjutnya, supaya bibit tidak terkena hama dan penyakit sebelum penanaman kamu perlu melakukan ini.

  • Setelah memotong tunas sebaiknya bersihkan tunas dari tanah-tanah yang sedang menempel.
  • Simpan bibit di tempat yang teduh selama 1-2 hari, ini bertujuan untuk mengeringkan bekas potongan yang ada di umbi pisang, lalu buang daun-daun yang lebar yang ada di batang.
  • Rendam bibit umbi dengan tinggi sebatas leher batang dengan menggunakan insektisida 0,5-1% kurang lebih 10 menit. Lalu keringkan bibit.
  • Jika tidak memiliki insektisida kamu bisa menggunkaan air bersih dengan menggunakan air bersih yang mengalir kira-kira selama 48 jam.

Kriteria Tanah Untuk Budidaya Pisang

Hasil panen tidak akan maximal karena tanah yang dibutuhkan tanaman pisang adalah tanah yang mudah menyerap air

Pilih tanah yang banyak memiliki humus, memiliki banyak kapur atau tanah yang berat. Selain tanah kamu juga perlu memperhatikan air, tanamn pisang sangat menyukai air, jadi pastikan didekat daerah lahan ada sumber air.

Meskipun tanaman pisang menyukai air, jangan sampai membuat tanaman menggenang. Jika menanam pada tanah yang basah maka air yang dibutuh kan kira-kira mencapai tinggi 50-200cm.

Jika kamu menanam di tanah yang agak basah kira-kira air yang dibutuhkan mencapai tinggi 100-200 cm, dan jika kamu menanam di tanah yang kering  kira-kira air yang dibutuhkan mencapai tinggi 50-120 cm.

Dan jika kamu menggunakan tanah yang sebelumnya mengalami erosi itu akan mempengaruhi hasil panen tidak akan maximal karena tanah yang dibutuhkan tanaman pisang adalah tanah yang mudah menyerap air, dan juga tanamn pisang tidak akan tumbuh ditanah yang mengandung garam kira-kira 0,07%.

Siapkan Lahan

Langkah yang pertaman adalah bersihkan gulma dan juga rumput liar lainnya, supaya tidak merebut nutrisi pada tanah untuk tanaman pisang.

Selanjutnya bajak tanah menggunakan cangkul atau mesin bajak, langkah ini bertujuan untuk memperbaiki struktur tanah yang akan membantu pengoptimalan pertumbuhan dari tanaman pisang.

Berikan pupuk kompos atau pupuk kandang pada tanah yang sudah dicangkul tadi, lalu buatlah lubang dengan ukuran 30x30x40 cm dan juga atur jarak per tanaman untuk mengoptimalkan pertumbuhannya, jarak yang diperlukan adalah 3×3 meter.

Yang terakhir buatlah saluran drainase disekitar lubang untuk meminimalisir penggenangan air. Dengan jarak 50 meter dengan dalam 1 meter.

Mari menanam

Sangat disarankan menanam tanaman pisang ketika awal musim hujan, yang jatuh pada bulan September-Oktober, supaya bibit mendapapatkan pemasokan air yang cukup.

Masukan tunas pisang kedalam lubang uang sudah disiapkan,lalu campurlah tanah dengan pupuk kandang atau pupuk kompos untuk menimbun bibit tanaman pisang tadi. Pastikan bibit ditanaman dengan tegak supaya tidak mudah roboh ketika menghadapi musim hujan.

Pemeliharaan Budidaya Pisang

pemeliharaan buah
pexels
  • Penjarangan

Supaya mendapatkan hasil yang maximal, sebaiknya dalam satu rumpun pisang hanya terdapat 3-4 batang tanaman pisang saja, dan juga lakukan pemotongan secara berkala. Jika didapati ada tanama yang memiliki usia 5 tahun, bongkar rumpun lalu ganti dengan tanaman yang baru.

Tidak semua tunas bisa dijadikan sebagai bibit, biasanya ini ditentukan dari berapa jumlah anakan yang diambil dalam satu rumpun.

Jika dalam 1 rumpun ada 3 pohon maka itu terdiri dari 1 induk dan 2 anakan dewasa dan yang bisa untuk dijadikan bibit hanya satu. 

Ini adalah ciri-ciri anakan yang bisa dijadikan untuk pembibitan

  • Tunas yang berasal dari pohon induk bukan dari anakan, jika kamu mnjadikan pembibitan dari tunas anakan maka bibit itu akan mudah terserang hama dna juga penyakit.
  • Tunas memiliki tinggi 20-45cm
  • Memiliki bentuk bonggol yang besar kebawah
  • Terlihat segar dan sehat dan memiliki kuncup yang baik.
  • Pemupukan 

Lakukan pemupukan 3 bulan sekali dan lakukan dengan memasukan pupuk kedalam lubang tunggal yang berjarak 50cm tadi.

Berikut adalah takaran untuk pemberian pupuk

  • Untuk bulan 1-2 setelah penanaman Urea : 100 gram, SP36 : 100 gram, KCl : 100 gram.
  • Untuk bulan 3-4 setelah penanaman Urea : 100 gram, SP36 : 100 gram KCl : 100 gram.
  • Untuk bulan 6-7 setelah pemupukan Urea : 150 gram, SP36 : 150 gram KCl : 150 gram.
  • Untuk bulan 9-10 setelah pemupukan Urea : 150 gram, SP36 : 150 gram KCl : 150 gram.
  • Pembungkusan tandan
budidaya buah pisang
pixabay

Lakukan pembukusan sebelum pisang pertama tumbuh atau jika jantung pisang sudah mulai merunduk tapi belum mekar. Bungkus jantung pisang menggunkan plastik khusus heigrow berwarna biru atau plastik yang mengang insektisida.

Tujuan dari langkah ini adalah mencegah buah terserang hama dan juga penyakit.

Jika menemukan pohon yang memiliki banyak buah dan juga tinggi sebaiknya gunakan bambu untuk menopang pohon supaya tidak roboh.

Kenali ini

Tanman pisang adalah tanaman yang rentan terkena hama dan juga penyakit, jadi kamu harus tau apa jenis hama dan juga penyakitnya, antara lain adalah ulat daun, ulat kumbang, nematoda.

Dan untuk penyakitnya adalah penyakit darah, panama, bintik daun, daun layu, dan juga dun pucuk.

Panen

panen pisang
pixabay

Untuk tanaman yang sudah siap panen biasanya mencapai umur 3-5 bulan, dihitung semenjak bunga mekar.

Ciri-ciri dari buah yang siap panena adalah bentuknya yang hampir bulat, tidak ada lipatan yang tajam, bunga yang ada pada ujung buah sudah kering dan rapuh dan juga perubahan warna pada kulit pisang dari hijau tua menjadi hijau muda atau kuning.

Itu adalah cara budidaya pisang, semoga bisa membantu dan selamat mencoba.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *