Mau Jadi Milyarder? Coba Usaha Budidaya Tebu Ini!

Budidaya Tebu- Tentunya kalian pasti kenal dengan tanaman ini, yup ini adalah tanaman tebu, tebu adalah salah satu tanaman pokok lho, kenapa? Karena tanpa tebu kita tidak akan merasakan manisnya gula.

Tebu dalam bahasa inggris memiliki sebutan “Sugar Cane” tanaman ini hanya bisa hidup di daerah yang beriklim tropis dan subtropis, cocok sekali dengan Indonesia. Tanaman tebu ini termasuk dalam jenis rumput-rumputan, tanaman ini memiliki usia dari ditanaman hingga panen kurang lebih 1 tahun.

Dan pastinya gula adalah salah satu bahan yang penting yang dibutuhkan dalam membuat masakan atau juga minuman. Maka dari itu gak jarang banyak para petani yang memilih membudidayakan tanaman ini.

Selain alasan tebu adalah bahan pokok, para petani memilih budidaya tebu ini karena tebu adalah tanaman yang resiko gagalnya rendah dibanding tanaman yang lainnya. Dan untuk perawatannya juga tidak serumit tanaman yang lainnya.

Minat menjadi milyarder dari budidaya tebu? Langsung simak cara membudidayakannya yaa.

Cara Budidaya Tebu yang Membuahkan Hasil Maximal

Siapkan Lahan 

gambar Siapkan Lahan budidaya tebu
ptpgrajawali1.co.id

Tentunya untuk memulai budidaya tebu, kamu harus menyiapkan lahan yang tidak kecil, setelelah memiliki lahan yang cukup luas selanjutnya bajak tanah calon laham, tujuan di bajak supaya menggemburkan tanah  yang kering.

Jika tanah mengandung banyak air maka tidak menggunakan bajak, tapi menggunakan reynoso. Dengan reynoso bisa mengurangi kadar air pada tanah, pada umumnya tanaman tebu adalah tanaman yang butuh air tetapi tanaman tebu tidak suka bila terlalu banyak air.

Dan ini adalah indikator tanah yang cocok menjadi lahan budidaya tebu.

  • Aluvial : Tanah yang berasal dari endapan, entah dari endapan daun, endapan danau, endapan sungai, atau endapan yang lainnya. Kesuburan tanah ini tergantung dari endapan itu sendiri.
  • Regosol : Tanah yang berasal dari bahan organik dan juga mineral, seperti butiran-butiran debu erupsi. Tanah ini tidak tercipta dengan sendiri, tetapi tanah ini terbentuk karena pelapukan batuan ataupun tumbuhan yang membutuhkan waktu yang sangat lama.
  • Grumosol : Tanah yang terbentuk dari batuan induk kapur yang memiliki sifat basa dan tidak ada aktifitas organik di dalamnya.
  • Latosol : Tanah yang berasal dari pelapukan sendimen dan metamorf, banyak kandungan organik dalam tanah ini, dan juga mampu menyerap air dengan baik.

Empat jenis tahan tadi adalah tanah yang cocok untuk dijadikan sebagai pondasi budidaya tanaman tebu.

Tanah ini menjadi rekomendasi untuk budidaya tebu karena tanah ini memiliki ketinggian pada 100-1.350 mdpl yang cocok untuk tanaman tebu.

Iklim dan Cuaca

Selain tanah kamu juga perlu memperhatikan masalah iklim dan cuaca, tanamn tebu bisa tumbuh subur di daerah yang beriklim panas dan sedang (Tropis dan Subtropis) sekitar 25-28 derajat celcius.

Selain itu yang perlu diperhatikan lagi adalah curah hujan, curah hujan sangat diperlukan tumbuhan tebu, untuk kebutuhan tanaman tebu kira-kira 100mm/ tahun. Dengan curah hujan yang memenuhi kebutuhan tanaman tebu akan menjadikan tanaman tebu tumbuh dengan baik.

Persiapkan Bibit yang Unggul

PErsiapkan bibit unggul
perkebunannews.com

Sudah menjadi hukum alam jika ingin mendapatkan tebu yang hasilnya maximal pastikan kamu mempersiapkan bibit tebu yang unggul.

Untuk tanaman tebu sendiri memiliki 4 jenis yaitu: 

  • Bibit Bagal : Bibit ini berasal dari bibit yang memiliki bagal mata dua dan bagal mata tiga. yang dimaksud bagal adalah bibit dipotong dengan panjang antara 2-3 mata.

Bibit ini sangat cocok untuk lahan yang kekurangan air.

  • Bibit Deder : Bibit ini berasal dari hasil stek tanaman tebu, Dengan bibit yang di stek ini juga bisa memperluas wilayah kebun tebu. Selain itu tujuan dari bibit stek ini juga menyulam tanaman tebu yang sudah mati.
  • Bibit Tebu Rayungan : Bibit ini berasal dari bagian atas atau bagian pucuk dari tumbuhan tebu yang sudah mati. Bibit jenis ini cocok ditanaman untuk lahan yang basah dan pengairan yang cukup.
  • Bibit Pucuk Tebu : Jenis bibit yang satu ini hanya bisa di lakukan jika tanaman tebu tersebut sudah memasuki usia 1 tahun, dan sudah dalam masa panen, Namun sekarang sudah jarang yang menggunkan bibit ini karena untuk menggunakan bibit tebu memerlukan lahan tambahan khusus bibit, dan itu menjadikan proses penanaman menjadi cukup lama. Pucuk tebu dipotong kira-kira 30-40 cm (3 atau 4 ruas), dan tidak bisa menggunakan sembarang tanaman tebu, tetapi harus menggunakan tanamn tebu yang sehat.
  • Bibit Tebu Batang Muda :  Untuk bibit yang satu ini bisa didapatkan dari tebu yang buah memasuki usia 5-7 bulan.

Pilih batang tebu yang sehat dan potong kira-kira menjadi 2-3 ruas, lalu jadikan potongan tebu tadi menjadi stek.

Kapan Waktu yang Tepat?

menanam tebu

Kapan sih waktu yang tepat untuk menanam tebu? Untuk penanaman tebu sendiri kamu harus memperhatikan iklim dan juga cuaca. 

Untuk daerah yang memiliki tanah basah kamu bisa menanam tebu pada musim kemarau kira-kira pada bulan April sampai September.

Dan untuk daerah yang memiliki tanah kering kamu bisa menanam tebu pada musim hujan kira-kira pada bulan Oktober hingga Desember.

Kita perlu memperhatikan iklim dan cuaca supaya tumbuhan tebu bisa menghasilkan hasil yang maximal.

Menanam Pundi-pundi Uang

Untuk penanaman, saya akan mencotohkan menggunakan bibit batang tebu muda yang sehat. 

Tahap 1 

Memilih Bibit yang Unggul

  • Pastikan kamu memilih batang tebu yang sehat karena itu bisa berdampak dengan pertumbuhan tebu dimasa pemanenan.
  • Bersihkan batang tebu dari daun dan bunga yang menempel.
  • Potong batang tebu dengan panjang kira-kira 20-35 cm dan disetiap batang ada ada 2-3 ruas, lalu potong tebu untuk dijadikan bibit sebanyak yang kamu butuhkan.

Tahap 2 

Penggalian 

  • Buatlah galian dengan dalam 7-10 cm, pastikan kamu memilih tanah yang berposisi selalu terpapar sinar matahari.
  • Buatlah galian sebanyak batang tebu yang sudah dipotong dan panjang dari galian itu sepanjang 20-30 cm.
  • Siram galian menggunakan air sebelum memasukan batang kedalam galian.
  • Letakan bibit tebu kedalam galian, Ingat letakan secara horizontal, jika tidak tumbuhan tebu tidak akan tumbuh.
  • Timbun galian dengan tanah.

Tahap 3

Pemupukan

  • Pilih lah pupuk organik, seperti pupuk kandang kambing, sapi atau ayam, gunakan pupuk kandang karena memiliki banyak nitrogenyang bisa menyuburkan tanaman.
  • Lakukan pemupukan ketika penanaman awal saja, ketika tunas mulai muncul

Tahap 4

Perawatan 

  • Pastikan di sekitar tanaman tebu tidak ada gulma, karena dengan adanya gulma tumbuhan akan kekurangan nutrisi dan akan terganggu pertumbuhannya.

Awas Ada Pengganggu

Nah tidak berhenti di situ saja, kamu juga harus siap dengan banyak pengganggu tanaman tebu. Penggangu tersebut adalah hama dan penyakit, seperti noda kuning, luka api, garis kuning, dan juga ulat-ulat an.

  • Ulat Akar

Sesuai namanya, ulat ini menggangu tanaman tebu pada bagian akar.

  • Ulat Batang

Ulat jenis ini merusak bagian batang tanaman tabu.

  • Noda Kuning

Penyakit ini timbul karena serangan hama dari bibit yang tidak sehat, nah penting bangetkan milih batang tebu yang sehat untuk dijadikan bibit.

Supaya terhindar dari penyakit ini pastikan kamu memilih batang tebu untuk dijadikan bibit dalam kondisi yang sehat, dan mengikti prosedur penanaman yang baik.

Jika kamu menemukan tanama yang terkena penyakit segera tebang supaya tidak merambant ke batang tanaman tebu yang lain.

Panen Tebu

Panen Tebu
infopublik.com

 Ini adalah yang paling ditunggu-tunggu masa panen, eetss tapi jangan sapai teledor yaa, ada teknik-teknik untuk memotong tanaman tebu.

Gunakan golok atau parang, potong bagian batang tebu dengan jarak yang sedekat mungkin dengan tanah yaa.

Dan jangan pernah memotong sampai kedalam tanah, karena itu bisa merusak akar dari tumbuhan tebu.

Yup itu adalah cara budidaya tebu yang akan menjadikan kamu seorang milyarder, tentunya selalu ingat pilih lah bahan yang berkualitas jika ingin menghasilkan hasil yang maximal juga.

Semoga artikel ini bermanfaat yaa, Have a nice day.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *