Dijamin Ampuh! Tips Budiyakan Tomat Supaya Tumbuh Cepat

Dijamin Ampuh! Tips Budiyakan Tomat Supaya Tumbuh Cepat


Budidaya tomat-Tomat adalah salah satu jenis tanaman sayuran buah yang banyak digemari, tomat sendiri memiliki rasa yang segar, danjuga sedikit agak asam. Vitamin yang terapat dalam tomat ini antara lain adalah Vitamin A, Vitamin C, dan Vitamin B.

Dan ternyata tanaman tomat jauh lebih banyak kandungan vitamin A dari pada buah semnagka lho. 

Untuk cara membudidayakan buah tomat ini gampang banget, gimana yaa?.

Cara Menanam Tomat Agar Berbuah Lebat dan Cepat

Cara menanam tomat agar cepat tumbuh dan lebat
Planetnatural.com

Tanaman tomat termasuk dalam family Solanaceae, biasanya tanaman tomat banyak ditemukan di dataran mana pun, dari dataran tinggi, dataran sedang dan juga dataran rendah.

Tanaman ini berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan, serunya, tanaman ini bisa tumbuh di segala media, dari tanah ataupun hidroponik. Selain itu tanaman ini juga bisa di tanam di berbagai tempat, dari lahan sawah, lahan pekarangan, dan lainnya.

Biasanya budidaya tomat ini dilakukan dengan ditanamn didalam pot atau dengan hidroponik. Untuk menanam didalam pot kita lebih banyak menggunakan pupuk kandang, kemudian dimasukan kedalam pot lalu bibit tomat di letakan.

Untuk menggunakan hidroponik lebih banyak menggunakan air yang disi dengan nutrisi khusus supaya tanaman tomat bisa mendapatkan hasil yang maximal.

Tahapan Budidaya Tomat

Pilih Benih Tomat yang Berkualitas

Gambar tomat cara memilih benih yang berkualitas
Pexels

Untuk mendapatkan benih tomat yang berkualitas, pastikan kamu sudah mengenali karakteristik lokasi penanaman. Jika lokasi berada di dataran tinggi maka gunakan tomat yang cocok untuk dataran tinggi.

Setelah menganalisa lokasi, kamu bisa mendapatkan benih unggul bisa didapatkan dari buah tomat langsung atau beli di toko-toko pertanian. 

Kriteria bibit yang unggul : 

  • Pilih biji yang utuh, tidak ada cacat atau luka karena jika ada biji yang cacat atau luka akan mempersulit pertumbuhan dari tanaman tomat tersebut.
  • Biji harus bersih dari kotoran.
  • Biji harus sehat, dalam artian biji tidak terindeksi hama dan juga penyakit.
  • Biji terlihat segar atau tidak keriput. 

Tips Penyemaian Benih Tomat di polybag

Gambar tomat penyemaian benih di polybag
masfikr.com

Sebelum biji tomat ditanamn di tanah yang luas, benih tomat sebaiknya di semai terlebih dahulu, tujuan disemainya benih tomat adalah memperkuat tanaman tomat supaya bisa tumbuh lebih lama. Lama dari penyemaian binih tomat adalah hingga muncuk daun dan batang yang cukup lebat.

Dan baiknya penyemaian dilakukan dengan di atas media yang terpisah, namun dilakukan secara bersama-sama.

Untuk budidaya tomat sendiri media yang cocok untuk penyemaian adalah menggunakan polybag.

Tips penyemaian menggunakan polybag, isi polybag menggunakan tanah dan juga pupuk, buat lubang dipermukaan sedaam 1 cm. Selanjutnya berikan 1 biji benih tanaman tomat didalamnya , lalu tutup menggunakan tanah dan pupuk.

Cara memindahkan benih yang sudah siap yaitu dengan merobek atau melepas polybag. Lalu pindahkan tanaman beserta tanah yang terdapat di polybag kedalam media yang sudah disiapkan untuk memindah bibit tanaman tomat.

Tips  Penyemaian Benih Tomat di bedengan

Tips  Penyemaian Benih Tomat di bedengan
tanamanbawangmerah.blogspot.com

Buat garis diatas media penanaman dengan jarak 5cm dengan kedalaman 1 cm. Lalu taburkan biji tomat tadi kedalam lubang tersebut, pastikan tidak ada yang tertumpuk. dan beri jarak antar biji 2-3 cm.

Setelah dipastikan tidak ada biji yang bertumpukan, tutup garis yang berisikan benih menggunakan tanah lalu siram secukupnya.

Ada 2 cara memindahkan bibit yang sudah siap, yang pertama mencabut benih, biasanya sebelum dicabut, benih di siram terlebih dahulu dengan meksud untuk melunakan tanah agar akar tidak ada yang teputus.

Cara ke dua adalah mengambil benih yang sudah siap dengan tanah disekitarnya juga .

Pilih-pilih Tanah

Pilih tanah untuk budidaya tomat
merdeka.com

Tanaman tomat tumbuh baik dengan tingkatan tanah yang memiliki pH 5-7. Jika pH tanah lebih kecil dari itu maka gunakan kapur pertanian. tujuan di beri kapur pertanian adalah menaikan pH tanah dan juga memperbaiki struktur tanah.

Dosis yang digunakan sesuai dengan kadar pH pada masing-masing tanah.

Bajak atau cangkul tanah hingga mndapatkan tanah yang gembur, lalu buat bedengan dengan tinggi 30 cm dengan lebar 1 meter. Ingat, bedengan dibuat secara memanjang dan membujur dari utara ke selatan supaya mempermudah fotositesis tanaman.

Buat jarak antar bedengn kira-kira 30-50 cm lalu diamkan selama seminggu.

Lalukan pemupukan dengan pupuk organik sebanyak 20 ton per hektar, pastikan aduk dan juga merata dengan tanah bedeng. 

Selanjutnya, tutup bedengan menggunakan plastik mulsa, tujuan penutupan menggunakan plastik mulsa adalah untuk mempertahankan tanah lembab, plastik mulsa ini sangat berguna terutama ketika cuaca kemaru.

Selain itu plastik mulsa bisa menjaga tomat tetap bersih ketika jatuh tidak langsung menyentuh tanah. Jangan lupa berikan tambahan tanah setelah satu minggu sebelum bedengan di tanamani.

Mari Menanam!

mari menanam tomat

Langkah pertama untuk menanam, dalam satu bedengan terdapat 2 jalur dan jarak jalurnya sebesar 70-80 cm dan jarak antara lubang adalah 40-50 cm, untuk membuat lubang biasanya ukuran diameternya 5-7 cm yang memiliki kedalaman 5-7cm.

Setelah di lubangi masukan bibit yang sudah di semai tadi, jika menggunkan polybag cobek terlebih dahulu plastik polybag dan masukan kedalam lubang tanpa mencabut bibit.

Kemudian tutup dan juga ratakan dengan tanah, kemudian lubang tersebut timbung menggunkan tanah galian tadi ratakan dan juga siram menggunakan air.

Pemeliharaan dan Perawatan 

Pemeliharaan dan perwatan budidaya tomat
cakrawalamedia.co.id

Penyiraman

Tanaman tomat tidak begitu banyak membutuhkan air, tetapi jangan sampai kekurangan. Untuk penyiraman bisa dilakukan pada saat pagi hari dan juga sore hari, tapi untuk mpenyiraman juga harus memperhatikan cuaca, jika musim hujan tidak perlu disiram.

Jika tanaman tomat berlebih air maka akan berdampak pada akar yang tidak akan maximal menyerap unsur hara. Dan bisa jadi taman akan mudah terserang penyakit. Namun jika kekurangan air pertumbuhan tanamantomat tidak akan optimal.

Penyiangan 

Apa itu penyiangan? Penyiangan adalah membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman tomat, kenapa harus disingkirkan? Karena gulma dapat menghambat pertumbuhan dari tanaman tomat itu sendiri. Dalam arti lain, gulma adalah pesaing tanaman tomat untuk menyerap unsur hara.

Penyulaman 

Penyulaman adalah mengganti tanaman yang mati, rusak, layu dan juga yang tumbuh tidak normal, seperti kerdil. Untuk penyulaman sebaiknya di lakukan seminggu setelah penanaman.

Bibit yang digunakan adalah bibit cadangan yang telah disiapkan, bibit yang dipersiapkan bersamaan dengan bibit lain yang bukan bibit cadangan.

Cara penyulaman adalah cabut tanaman yang mati, rusak, layu dan juga yang tumbuh tidak normal. Kemudian buat lubang baru di tempat lubang yang lama, dibersihkan, lalu tanam bibit yang sudah disiapkan.

Pemangkasan

Pemangkasan adalah memangkas tunas yang tumbuh di ketiak daun, kenapa harus dipangkas? Karena jika tidak tunas ini akan menjadi cabang, yang akan mengganggu pertumbuhan dari tanaman tomat ini.

Sebaiknya pemangkasan dilakukan seminggu sekali, untuk menghindari keterlambatan pemangkasan tunas, jika tunas masih muda cukup di potong menggunakan tangan, namun jika sudah keras potong menggunakan pisau atau gunting.

Pemangkasan sebaiknya dilakukan ketika pagi hari, supaya luka bekas pemangkasan bisa cepat kering.

Ketinggian tanaman tomat bisa dibatasi dengan memotong ujung tanaman tomat jika jumlah dompolan buah sekitar 5-7 buah.

Pemupukan 

Semprotkan pada tanaman tomat pupuk organik cair yang memiliki kandungan kalium yang tinggi ketika tanaman akan berbunga dan berbuah. Semprotkan setiam minggu, dan juga perhatikan pupuk organik harus di cairkan terlebih dahulu dengan 1 liter pupuk banding 100 liter air.

Tips ini digunkaan untuk yang menginginkan membudidayakan tanaman tomat organiknya. 

Selanjutnya untuk yang ingin membudidayakan tanaman tomat non organik kmau bisa menggunakan tips ini, jika tanaman sudah berusia satu minggu berikan campuran urea dan KCl dengan perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram.

Pemupukan ini dilakukan di sekeliling tanaman dengan jarak kira-kira 3 cm dari tanaman kemudian ditutup menggunkan tanah dan disiram dengan air. Pupuk ini tidak boleh mengenai tanaman karena bisa melukai tanaman.

Proses pemupukan tidak berhenti disitu, pemupukan kedua dilakukan ketika tanaman berumur 2-3 minggu, campurkan Urea dan KCl sebanyak 5 gram, kemudian lakukan pemupukan dengan jarak 5cm dan kedalaman 1 cm dari tanaman.

Selanjutnya pemupukan dilakukan ketika umur 4 minggu dan berikan ramuan yang sama Urea dan KCl sebanyak 7gram, lalu lakukan pemupukan dengan jarak 7cm.

Pemasangan Lenjeran

Lenjenang
bibitunggul.co.id

Tujuan dipasang lenjeran atau ajir ini adalah mengikat tanaman agar tidak roboh. Lenjeran dibuat dari bambu yang berukuran 1,5-2 meter, dan lenjer ditancapkan dengan jarak kira-kira 10-20 cm dari tanaman. 

Lenjer bisa berdiri sendiri atau juga diikat dengan lenjer yang lain supaya lebih kuat, untuk pemasangan lenjeran hati-hati yaa. Karena jika tidak hati-hati kita bisa melukai tanaman dan pada kahirnya tanamankan terhambat pertumbuhannya dan terkena penyakit.

Pemasangan lenjeran dilakukan setelah tanaman memiliki tinggi kira-kira 10-15 cm. Ikat tanaman tomat dengan tali plastik dan menggunkan model ikatan angka 8 supaya tidak melukai tanaman tomat.

Setiap tanaman bertambah tinggi 20 cm ikat batang tanaman dengan tali plastik.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit
wikipedia.com

Banyak jenis hama dan penyakit yang sering menyerang budidaya tomat diantaranya kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, ulat bulu, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk daun dan busuk buah.

Jika sudah banyak hama yang mneyerang, kamu bisa gunakan pestisida namun kamu juga perlu memilikirkan lingkunga sekitar dan juga dosis-dosisnya. Jika kamu menanam tanaman tomat organik sebaiknya menggunakan pestisida organik yaa.

Tapi ingat pestisida tidak untuk memebrantas hama, namun hanya sebagai penghilang hama dalam jangka pendek. Menambah dosis pesrisida mungkin jawabannya, tetapi jika diklakukan terus menerus akan berdampak pada lingkungan dan juga malah menambah pengeluaran produksi.

Untuk membrantas hama dan penyakit sebaiknya menggunakan PHT pengendalian hama terpadu, dan jika menggunakan cara ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti, bibit unguul, benih bebas panyakit, pemberian pupuk yang imbang, rotasi tanaman, memanfaatkan predator yang ada, memanfaatkan tanaman pengusir hama dan menyemprotan pestisida kimia atau pun organik.

Panen Yok Tomat !!

panen tomat
jawaposmalang.com

Pada budidaya tomat biasanya panen pada hari ke 60-100 hari setelah penanaman, tapi gak jarang juga tergantung dengan jenisnya, lebih baiknya kamu memanen tomat berdasarkan pengamatan fisik.

Ciri-ciri fisik dari buah tomat yang siap dipanen adalah buahnya yang berubah dari warna hijau ke keuning-kuningan, dan bagian tepi daun yan menguning dan bagian batang mengering.

Hati-hati dalam memetik tomat jika batangnya masih hijau dan kita petik, bisa jadi tanaman akan terganggu pertumbuhannya.

Dan waktu yang baik untuk memetik adalah pagi dan sore kenapa gak siang? Karena pada waktu siang tanaman sedang megalami fotosintesis, dan penguapan sedang berlangsung tinggi, bisa jadi akan mengakibatkan tanaman tomat layu.

Panen biasanya dilakukan 2-3 hari sekali, dan di Indonesia sendiri rata-rata produktivitas mencapai 15,84 ton per hektar, tetapi ada juga dengan tomat jenis lain dan di daerah tertentu yang bisa mencapai 25-30 ton per hektar. Masya allah ya

Nah itu adalah info dan tatacara budidaya tomat, semoga artikel ini bisa membantu kamu dalam membudidayakan tomat yaa.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *