15+ Cara Menanam Bunga Melati Dijamin Terlengkap!

15+ Cara Menanam Bunga Melati Untuk Pemula Dijamin Terlengkap!

15+ Cara Menanam Bunga Melati Untuk Pemula Dijamin Terlengkap!- Masih sama dengan pembahasan kita yang lalu, kita masih membahas tentang cara menanam, disini kita akan membahas tentang cara menanam bunga melati. Bunga yang cantik ini asli dari daerah tropis, seperti Eurasia, Australia dan Oseania.

Tanaman melati juga dikenal sebagai tanaman bunga hias perdu berbatang tegak yang dapat hidup menahun, melati ini termasuk dalam genus dari semak tanaman merambat (Oleaceae).

Siapa yang menyadari bahwa melati adalah salah satu tanaman hias yang memiliki lebih dari 100 jenis.

Namun di antara 100 jenis tanaman melati hanya ada 8 tanaman melati yang dapat dijadikan sebagai tanaman hias, sisanya hanya tumbuh bebas di hutan.

Warna yang putih bersih sering dijadikan sebagai simbol kebahagiaan dan kesucian maka dari itu tak jarang tanaman ini sering dihubungkan dengan tradisi dari beberapa daerah di Indonesia, seperti upacara pernikahan misalnya.

Selain dikaitkan dengan kesucian, ternyata bunga melati juga memiliki banyak manfaat lho diantaranya adalah:

  • Mengobati sesak nafas.
  • Mengobati demam dan juga sakit kepala.
  • Mengobati dari sengatan serangga.
  • Mengobati sakit mata.
  • Membantu menurunkan berat badan.
  • Mencegah kolesterol.
  • Menjadikan rambut lebih kuat.
  • Mencegah penuaan dini.
  • Membantu tidur lebih nyenyak
  • Mengobati radang ginjal.
  • Dan Lainnya.

Uniknya untuk membudidayakan tanaman yang satu ini tidak harus menggunakan media tanam tanah lho, kamu bisa menggunakan pecahan genting, pakis, gabut dan juga hidroponik.

Disini kita akan membahas bagaimana cara menanam melati didalam pot dengan menggunakan media tanam tanah.

Cara Menanam Bunga Melati 

cara menanam melati
pinterest

Disini kita menggunakan cara stek dan berikut adalah step yang harus kamu lakukan.

Persiapkan Bibit Bunga Melati

“Pastikan kamu memilih bibit yang sehat dan juga yang terbaik supaya mendapat hasil yang baik”

Biasanya para petani melati menggunakan cara stek karena lebih mudah, langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah pilih batang yang akan dijadikan bibit stek, setelah menemukan batang yang pas potong dengan ukuran panjang kira-kira 12 cm.

Lalu tanam bibit stek di dalam polybag  yang sudah diisi dengan media tanam dan juga pasir, pastikan tempat yang digunakan dalam kondisi bersih. Selanjutnya lakukan penyiraman secara rutin 1-2 hari sekali dengan tujuan menjaga kelembaban media tanam.

Letakan bibit di tempat yang sering terkena sinar matahari supaya mendapatkan sinar yang cukup. Jika akar sudah dirasa kuat kamu bisa menambahkan campuran dari tanah, pasir dan juga pupuk.

Selalu awasi pertumbuhan bibit melati supaya mendapatkan hasil yang maximal, lakukan perawatan yang maximal di 3-4 bulan pertama, tentunya lakukan penyiraman, pemupukan dan bila perlu berikan pestisida dengan dosis yang rendah.

Jika bibit sudah tumbuh tunas dan juga daun baru, itu tandanya bibit sudah bisa dipindahkan kedalam pot yang lebih besar.

Pengolahan Media Tanam

” Gemburkan tanah dengan kedalaman 30-40 cm lalu diamkan tanah yang akan digunakan selama 15 hari “

Langkah awal yang perlu kamu lakukan ketika akan mengolah tanah adalah membersihkan terlebih dahulu lahan yang akan digunakan. Bersihkan lahan dari rumput-rumput liar dan juga gulma lainnya.

Bersamaan dengan membersihkan lahan kamu juga bisa sekaligus menggemburkan tanah dengan cara mencangkul atau menggunakan alat bantu tani lainnya.

Gemburkan tanah dengan kedalaman 30-40 cm lalu diamkan tanah yang akan digunakan selama 15 hari, gunanya untuk membuat tanah lebih subur dan juga gembur.

Pembuatan Badengan

Buat selebar 100-120 cm dengan kedalaman 30-40 cm dan jarak 40-60 cm.

Tidak berhenti disitu, step pengolahan tanah selanjutnya adalah pembuatan bandengan, tujuan dibuatnya badegan adalah untuk mempermudah proses pertumbuhan dan juga mempermudah petani untuk selalu mengontrol tanaman.

Perlu diingat, tanaman melati memiliki ketentuan untuk tinggi rendahnya kadar pH pada tanah, kadar pH tanah yang cocok untuk tanaman melati adalah kisaran 5-7. 

Jika tanah tidak memiliki pH sesuai dengan kriteria tanaman melati kamu bisa menggunakan kapur untuk menyeimbangkan kadar pH tanah, ada 3 jenis kapur yang biasanya digunakan adalah kapur bakar, dolomit dan kalsit.

Setelah dilakukannya pengapuran kamu bisa langsung memberikan pupuk ke dalam lubang yang sudah dibuat, ukuran lubang untuk tanaman melati adalah 40x40x40 cm dengan jarak antar lubang 100-150 cm. Untuk takaran pupuk yang diberikan sekitar 1-3 kg pupuk organik untuk setiap lubangnya.

Setelah sudah siap diamkan tanah selama 1 bulan untuk memperkaya unsur hara yang ada di tanah.

Penanaman Melati

Menanam Melati
pinterest

Sebelum melakukan penanaman sebaiknya bibit tanaman melati melakukan adaptasi dengan lahan yang akan ditanami. Selanjutnya tambahkan pupuk pada tanaman melati.

  • Bentuk lubang pada badengan dengan ukuran yang sudah ditentukan, lalu isi satu lubang dengan satu bibit tanaman.
  • Lalu padatkan tanah disekitar tanaman supaya akar langsung bisa mengenali tanah di dekatnya dan mempermudah pengambilan unsur hara.
  • Berikan jarak antara tanaman untuk ukuran tidak dipatok kira-kira tidak ada gesekan antar tanaman supaya tidak menimbulkan luka, umumnya jarak antar tanaman adalah 1x 1.5m.

Perawatan

Perawatan
pintrest

Tentunya tidak hanya berhenti dei penanaman saja, untuk mendapatkan hasil yang maximal kamu juga perlu melakukan perawatan yang intensif.

Berikut adalah step by step perawatan tanaman melati

Penyulaman

Yang dimaksud dengan penyulaman adalah mengganti tanaman yang sudah mati, cacat atau terkena hama dan penyakit dengan bibit baru.

Lakukan proses penyulaman satu bulan sekali supaya tidak terlalu lama bercampur dengan tanaman lainnya, karena itu akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman yang lain. 

Waktu yang tepat untuk melakukan penyulaman adalah pagi dan sore atau ketika matahari sedang tidak terik atau suhu tidak terlalu panas.

Penyiangan

Lakukan penyiangan setelah satu bulan penanaman, karena biasanya akan tumbuh gulma atau rumput liar yang akan mengganggu pertumbuhan tanaman melati.

Cukup dengan mencabut hingga akarnya gulma dan rumput liar tidak akan tumbuh, selain itu kamu juga bisa melakukan dengan alat bantu lainnya.

Pemupukan

Lakukan proses pemupukan dengan jangka waktu 3 bulan sekali dengan menggunakan pupuk organik kira-kira 350-700 kg/tahun. 

Cara pemupukannya cukup dengan menaburkan pupuk di sekitar parit dengan kedalaman 10-15 cm, setelah ditaburkan tutup parit menggunakan tanah yang diuruk tadi.

Selain itu bisa juga dengan cara memasukan pupuk ke dalam lubang yang ada di sekitar tanaman melati, bersamaan dengan pemupukan kamu juga bisa melakukan pemangkasan pada tanaman melati.

Pengairan

Lakukan pengairan 1-2 kali dalam sehari dan waktu yang tepat untuk melakukan pengairan adalah pagi dan sore.

Lakukan penyiraman menggunakan air bersih dan berikan pada tanaman hingga tanah terlihat basah, perlu diingat jangan sampai terlalu basah atau banjir karena itu akan membuat tanaman busuk dan mati.

Pemupukan kembali

Tidak hanya cukup memupukinya sekali, tapi kamu perlu memupukinya kembali, pupuki tanaman melati setelah memiliki tinggi 75 cm sampai 90 cm.

Gunakan pupuk organik atau pupuk kimia seperti pupuk N, P205, K2O dengan dosis 240:240:240 gram/ tanaman.

Panen Melati

Panen Melati
Pixabay

Tanaman melati yang sudah memasuki umur 7-12 bulan sudah memasuki masa berbunga, dan tanaman melati yang sudah siap dipanen ketika berumur 5-10 tahun. 

Lakukan pemanenan pada pagi dan sore hari ketika matahari tidak terlalu terik dan juga suhu disekitar tidak terlalu panas.

Pada minggu 1-2 hasil panen tidak akan banyak, namun ketika memasuki 2-3 bulan melati sudah dapat dipanen dan juga sudah mulai banyak.

Rahasia Tumbuh Lebat Tanaman Melati

  • Tanaman melati akan tumbuh jauh lebih lebat ketika lahan memiliki curah hujan sekitar 112-119 mm/ bulan, 7-9 hari hujan/bulan dengan iklim musim 2-4 bulan kering dan 5-6 bulan basah.
  • Suhu yang diperlukan ketika siang hari sekitar 27-35 derajat celcius dengan suhu malam 24-29 derajat celcius.
  • Memiliki kelembaban udara sekitar 50-80%.

Yup itu adalah cara menanam tanaman melati, mudah bukan, semoga artikel ini bisa membantu dan selamat mencoba :).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *