Klasifikasi Gulma dan Jenis Gulma Dijamin Terlengkap!

Klasifikasi Gulma dan Jenis Gulma Dijamin Terlengkap!

Klasifikasi Gulma dan Jenis Gulma- Kita sering mendengar kata “Gulma” dibidang pertanian, padahal gulma adalah salah satu tanaman yang tidak diinginkan keberadaannya di kalangan petani, karena tumbuhan ini akan mengambil nutrisi yang ada di tanah dan memperlambat pertumbuhan tanaman di dekatnya.

Tentunya sangat penting untuk membahas klasifikasi sebelum mengenal gulma lebih jauh, disini kita tidak hanya membahas tentang klafikasinya saja, namun dari jenis hingga pengendaliannya kita juga akan bahas tuntas disini.

Pengertian Gulma

Gulma adalah sesuatu tanaman yang kehadirannya bisa dibilang tidak diinginkan dilahan pertanian, karena gulma ini bisa merendahkan hasil tanaman yang ada didekatnya oleh. Keberadaan gulma ini sangat mengusik tumbuhan penciptaan diakibatkan gulma ini mengusik perkembangan dari tumbuhan penciptaan.

Jenis- Jenis (Klasifikasi) Gulma

Kami akan membahas tentang Klasifikasi gulma dan berikut adalah jenis-jenisnya :

Bersumber pada karakteristiknya

Didalam klasifikasi gulma, gulma di bedkan menjadi 3

Gulma Rumput

Gulma Rumput
bennisobekti.com

Nama latin rumput: Eleusine indica( L.)

Kingdom: Plantae

Divisi: Magnoliophyta

Kelas: Liliopsida

Ordo: Poales

Famili: Poaceae

Genus: Eleusine

Spesies: E. indica

Gulma tipe rumput mempunyai ciri berdaun kecil semacam teki namun menciptakan stolon. Stolon di dalam tanah mempunyai wujud jaringan rumit yang susah diatasi dengan secara mekanik.

Mayoritas dari kalangan gulma rumput berasal dari famili gramineae( poaceae). Gulma rumput ini mempunyai bentuk yang bermacam- macam.

Mulai dari tegak, menjalar, hidup semusim, hingga hidup tahunan. Batang rumput ini dikenal dengan istilah culms, dibagi jadi ruas dengan buku- buku yang ada diantara ruas. Batang berkembang bergantian pada 2novel pada masing- masing antara ruas, antara ruas daun terdiri dari 2 bagian ialah pelepah daun dan pula helaian daun.

Contoh gulma kalangan rumput merupakan bagaikan berikut:

  • Cynodon dactylon( L.) Pers.( kakawatan, gigirintingan suket grinting)
  • Eleusine indica( L.) Gaena (rumput kelulang, cerulang jukut jampang)
  • Imperata cylindrica( L.) Beauv (alang- alang, carulang, jukut jampang)
  • Echinochloa crus- galli( L.) Cerv (jajagoan)
  • Echinochloa colanum( L.) Cerv (jajagoan leutik)
  • Panicum repens L.(lulampuyangan, jajahean)
  • Paspalum conjugatum Bergrn (jukut japang pait, jukut pait, rumput)

Gulma Teki

Gulma Teki
pixabay.com

Nama latin teki: Cyperus rotundus

Kingdom: Plantae

Divisi: Angiospermae

Kelas: Monokotil

Ordo: Poales

Famili: Cyperaceae

Genus: Cyperaceae

Spesies: C. rotundus

Gulma yang satu ini mempunyai kekuatan berahan luar biasa terhadap pengendalian mekanisme, karena mempunyai umbi batang di dalam tanah yang dapat bertahan berbulan- bulan.

Kebanyak dari macam gulma teki- tekian ini berasal dari famili Cyperaceae. Dilihat dari penampakannya, tipe gulma yang satu ini memiliki wujud nyaris mirip dengan kalangan rumput.

  • Cyperus bervifolius (jukut pendul)
  • Cyperus rotundus L (teki)
  • Cyperus difformia L (jukut papayungan).
  • Cyperus halpan L (papayungan)
  • Cyperus iria L (jekeng, lingih alit).
  • Cyperus kyllingia Endl (jukut pendul bodas, teki, teki bodot, teki pendul)
  • Fimbristylis littoralis geidlah (F. miliacea(L) cah(panon munding, tumbaran)
  • Scirpus grossius L. F(waligi, wlingen, lingi, mensing).

Gulma Daun Lebar

Gulma daun lebar
wikipedia.com

Kelompok gulma daun lebar yakni ordo Dicotyledoneae. Biasanya gulma daun lebar ini berkembang pada akhir masa budi energi. Kompetisi terhadap tumbuhan utama ini berbentuk kompetisi sinar. buat kelompok gulma yang satu ini antara lain yakni Mikania spp, Ageratum conyzoides, Euparotum odorotum.

Contoh gulma kalangan teki merupakan bagaikan berikut

  • Cyperus bervifolius (jukut pendul)
  • Cyperus rotundus L (teki)
  • Cyperus difformia L (jukut papayungan)
  • Cyperus halpan L (papayungan)
  • Cyperus iria L (jekeng, lingih alit)
  • Cyperus kyllingia Endl (jukut pendul bodas, teki, teki bodot, teki pendul)
  • Fimbristylis littoralis geidlah (F. miliacea(L) cah (panon munding, tumbaran)
  • Scirpus grossius L. F (waligi, wlingen, lingi, mensing).

Bersumber pada Habitat Tumbuhnya

Klasifikasi gulma selanjutnya lma, gulma ini bisa dibedakan jadi gulma darat dan pula gulma air.

Gulma Darat

Gulma darat adalah gulma yang hidup di darat. Gulma darat ini dapat hidup setahun, 2 tahun, dan bisa pula tahunan (tidak terbatas). Penyebaranya bisa dengan lewat biji ataupun dengan metode vegetatif.

Contoh dari gulma darat antara lain adalah

  • Agerathum conyzoides,
  • Digitaria spp,
  • Imperata cylindrical,
  • Amaranthus spinosus
  • Ageratum conyzoides
  • Axonopus compressus
  • Chromolaena odorata
  • Euphorbia sp.
  • Imperata cylindrica
  • Melastoma malabatricum
  • Mikania micrantha
  • Panicum repens
  • Stachytarpheta indica

Gulma Air

Gulma air ialah gulma yang hidupnya itu terletak di air. Gulma airini dibedakan jadi 3 tipe, yakni gulma air yang hidupnya itu terapung di atas permukaan air (Eichhorina crassipes, Silvinia spp), gulma air yang terletak di dalam air (Ceratophylium demersum), dan gulma air yang timbul ke permukaan tetapi berkembang dari dasar (Nymphae sp, Sagitaria spp).

Contoh gulma air merupakan bagaikan berikut:

  • Cyperus difformis
  • Cyperus iri
  • Echinochloa colonu
  • Echinochloa crus- galli
  • Eichomia grassipes
  • Leersia hexandra
  • Leptochloa chinensis
  • Monochoria vaginalis
  • Salvinia molesia
  • Scirpus mucronatus

Metode Pengendalian Gulma

pengendalian
8villages.com

Dibawah ini adalah metode yang dapat digunakan dalam mengatur gulma, antara lain:

Pengendalian Gulma Secara Preventif

Berikut ini adalah metode pengendalian gulma dengan secara preventif.

  • Mensterilkan bibit-bibit tanaman dari kontaminasi biji-biji gulma.
  • Menghindari konsumsi pupuk kandang yang belum matang.
  • Menghindari pengangkutan jarak jauh jerami dan pula rumput-rumput santapan ternak.
  • Memberantas gulma di samping sungai serta saluran-saluran pengairan.
  • Mensterilkan ternak yang akan diangkut.
  • Menghindari pengangkutan tumbuhan berikut tanahnya serta lain sebagainya.

Pengendalian Gulma Secara Fisik

Berikut ini adalah pengendalian gulma secara fisik.

Pengolahan tanah

Pengolahan tanah berperan untuk memberantas gulma dengan menggunakan perlengkapan bantu semacam cangkul, bajak, traktor, garu. Alat- alat tersebut akan lebih efisien digunakan pada sebagian aspek semacam siklus hidup dari gulma, penyebaran pangkal, usia, serta dimensi infestasi.

Pembabatan( Pemangkasan, Mowing)

Biasanya pembabatan (pemangkasan/ mowing) akan efisien untuk mematikan gulma setahun dan relatif kurang efisien untuk gulma tahunan. Metode ini lebih efisien bila dilakukan pada waktu pemangkasan yang pas dan secara interval (ulangan).

Saran dari kami, hendaknya pembabatan dilakukan pada waktu gulma menjelang berbunga ataupun pula pada waktu daun sedang berkembang.

Penggenangan

Pemberantan gulma dengan metode ini dapat dicoba dengan menggenangi sedalam 15– 25 centimeter sepanjang 3– 8 minggu. wajib lumayan terendam sehingga perkembangan gulma itu tertekan.

Pembakaran

Temperatur yang dapat menimbulkan matinya mayoritas sel kisaran i 45– 550 C. Pemicu kematian dari sel- sel yang hidup pada temperatur di atas itu ydikarenakan koagulasi pada protoplasmaianya. Pembakaran tersebut sanggup mematikan insekta serta pula hama lain dan penyakit semacamnya, contohnya cendawan. Kuman yang mati dari sistem tersebut dapat mengkurangi isi humus ataupun mikroorganisme tanah serta bisa memperbesar erosi.

Mulsa( Mulching, Penutup Seresah)

Mulsa ini digunakan dalam menghindari sinar matahari masuk hingga gulma. Gulma tidak berfotosintesis akibat tidak mendapatkan cahaya matahari. Setelah itu Gulma mati dan berkembang tanaman baru (perkecambahan). Bahan- bahan yang dapat digunakan untuk pembuatan mulsa adalah semacam jerami, pupuk hijau, sekam, serbuk gergaji, kertas serta plastik.

Pengendalian Gulma Secara Biologis

Secara biologis (biologi) pengendalian gulma ini bisa dicoba dengan menggunakan organisme lain, semacam insekta, fungi, kuman, serta yang lainnya. Pengendalian biologis yang intensif dengan menggunakan insekta atau fungi dapat berpotensi mengatur kondisi gulma dengan secara biologis.

Pengendalian Gulma Secara Kimiawi

Pengendalian gulma dengan secara kimiawi yaitu pengendalian gulma dengan memakai herbisida. Herbisida sendiri adalah senyawa kimia yang dapat digunakan sebagai alat untuk mematikan ataupun menekan perkembangan dari gulma, baik itu dengan secara selektif maupun non selektif.

Herbisida yang diseleksi bisa berbentuk kontak ataupun sistemik. Pemakaian herbisida tersebut bisa digunakan pada pratanam, pratumbuh ataupun pasca berkembang tanaman. Pemakaian herbisida ini digunakan apabila cara- cara pengendalian gulma secara alami tidak membuahkan hasil yang maximal.

Dampah positif dari pemakaian gulma kimia ini adalah bisa mendapatkan keuntungan kilat danefisien, dan yang paling utama untuk areal yang luas. Namun ada juga akibat negatif dari pemakaian herbisida ini yaitu tumbuhan dapat keracunan, dan memiliki dampak residu terhadap pencemaran area.

Semoga artikel ini dapat membantu dan selamat berakifitas

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *