Sejarah Kopi Luwak Kopi Termahal di Dunia

Sejarah Kopi Luwak Kopi Termahal di Dunia

Sejarah Kopi Luwak- Beberapa waktu yang lalu kopi luwak sempat mencuri perhatian dan membuat heboh karena memiliki rasa yang nikmat dan juga menjadi kopi nomor 1 termahal di dunia.

Dipercaya bahwa kopi luwak memiliki rasa yang berbeda setelah di konsumsi oleh musang/luwak ini. Dan kopi ini dan  sudah menjadi minuman wajib untuk para penikmat kopi. Untuk biji kopi luwak sendiri bisa di bandrol USD 100 per 450 gram.

Dan ternyata kopi luwak adalah salah satu kopi yang berasal dari Indonesia. Kopi jenis ini ternyata sudah menjadi kopi yang familiar sejak jaman Belanda ketika sedang menjajah Indonesia, hmmm kira-kira bagaimana ya sejarah kopi yang mendapat nominasi sebagai kopi dengan urutan pertama termahal di dunia? 

Bermulanya Sejarah Kopi Luwak

Sejarah kopi luwak

Pada zaman kolonial Belanda yaitu pada abad ke-16, pertama kalinya Belanda menemukan benih kopi yang memiliki nilai jual yang tinggi yang ada di Yaman, lalu Belanda merencanakan untuk  membawa benih tersebut dibawa ke Indonesia dengan harapan benih kopi tersebut bisa ditanam dan juga berbuah lebat, semata-mata untuk keuntungan mereka.

Kemudian pada zaman abad ke-17 Belanda sudah meluncurkan rencananya yaitu membawa benih kopi dari Yaman menuju Indonesia, tempat yang dijadikan lahan penanaman adalah pulau Sumatra dan Jawa

Pada abad ke-18 Belanda menetapkan sistem kerja paksa untuk para rakyat pribumi dengan mewajibkan untuk menanam kopi, teh, tembakau dan juga tebu, tanaman tersebut yang dipercaya memiliki nilai jual yang tinggi.

Namun para petani pribumi dilarang untuk mengambil hasil panen dari tanaman yang ditanam, seluruh hasil panen harus diberikan kepada pihak Voc dan dijual dengan harga yang murah.

Awal Mula Kopi Luwak

Karena para petani dilarang keras untuk mengambil hasil buah tanaman kopi, para petani menjadi semakin penasaran “ Gimana sih rasanya kopi termahal di dunia?”, karena tak mampu membeli kopi tersebut mereka hanya bisa bertanya dalam diri untuk mengetahui rasa dari kopi termahal didunia  itu.

Namun tak berselang lama para pekerja merasa di resahkan dengan kedatangan musang yang selalu memakan buah kopi tersebut, namun yang membuat heran adalah musang selalu tidak mencerna biji dari kopi tersebut dan mengeluarkan bersama kotorannya.

Pada akhirnya karena para petani masih diselimuti rasa penasaran dengan rasa kopi yang mereka tanam, mereka berinisiatif untuk mengonsumsi kopi dengan cara mengolah kotoran musang tersebut.

Setelah diolah dan mencoba untuk dikonsumsi ternyata aroma dan rasanya memiliki ciri khas yang sangat nikmat, pada akhirnya kopi luwak menjadi berita tranding dikalangan kolonial belanda.

Dan kopi luwak menjadi minuman yang wajib dikonsumsi oleh para komoditas utama, dan siapa sangka jika kopi luwak menjadi kopi termahal mengalahkan kopi yunani.

Pada akhirnya di masa sekarang para peneliti tertarik untuk membahas tentang kopi luwak, selain dinilai unik kpi ini juga memiliki rasa dan aroma yang istimewa.

Memang diakui bahwa musang atau luwak ini memiliki kemampuan tinggi dalam hal memilih buah yang sudah matang dan juga buah dengan kondisi yang baik, selain itu juga fermentasi didalam sistem pencernaan luwak menghasilkan perubahan pada cita rasa kopi.

Semua Karena Luwak

Gambar kopi luwak
caffelabmagazine.it

Luwak memiliki nama latin Paradoxurus hermaphrodites memiliki ciri tubuh yang mungil dan juga berbulu. Hewan ini juga memiliki ekor yang panjang dan hidup di pohon, di Indonesia hewan ini lebih dikenal dengan nama luwak. Luwak hidup ketika malam hari (nokturnal), makanan favoritnya buah-buahan dan juga biji-bijian

Perkembangan Kopi Luwak 

Luwak adalah hewan teritorial maka tak jarang juga ditemukan luka-luka di tubuh luwak karena perkelahian antar luwak.

Seiring dengan perkembangan waktu, kopi luwak sudah menjadi kopi termahal di dunia sehingga banyak peminatnya dan menjadikan hewan luwak tidak dibiarkan hidup liar, melainkan di ternak.

Namun seringkali manusia tidak memperhatikan tingkat stres dan juga kesehatan dari luwak. Menjadikan kualitas kopi juga menurun seiring dengan meningkatnya tingkat stres dan juga kesehatan dari luwak.

Luwak adalah hewan teritorial maka tak jarang juga ditemukan  luka-luka di tubuh luwak karena perkelahian antar luwak.

Tapi tak semua petani seperti ini hanya sebagian yang melakukan hal ini tapi  mungkin harus ada tindakan khusus untuk para petani yang hanya memperhatikan keuntungan belaka.

Pengolahan Kopi Luwak

Proses pembuatan kopi
brilio.com

Yang sering kita dengar adalah kopi luwak terbuat dari kotoran luwak, lalu bagaimana cara mengolahnya supaya aman dikonsumsi? Nah disini kita akan membahas tentang bagaimana cara mengolah kopi luwak menjadi minuman yang nikmat.


1. Menentukan biji kopi 

Untuk menentukan biji kopi ini pastikan kamu memilih biji yang berwarna merah dan juga matang, setelah itu cuci dan sortir benar-benar buah kopi, pisahkan mana yang busuk dan mana yang segar.

Menentukan buah kopi mana yang layak diproses cukup dengan rendam buah kopi menggunakan air, biji yang mengapung adalah buah yang tidak layak dan gunakanlah buah yang terendam.


2. Pemberian Makan Kepada Luwak

Buah kopi yang sudah disortir tadi selanjutnya diberikan kepada luwak, ada beberapa jenis luwak di Indonesia namun hanya dua jenis luwak yang memakan buah kopi. 

Didalam proses ini luwak sangat menggunakan indra penciumannya, luwak hanya akan memakan buah kopi yang memiliki tingkat kematangan yang sempurna.

Biji yang dimakan oleh luwak akan mengalami fermentasi pada pencernaannya dan dikeluarkan bersama kotorannya.


3. Pemanenan Kopi Luwak dan Penjemuran

Setelah panen, ada 2 cara untuk mendapatkan biji kopi cara yang pertama adalah dengan menjemur langsung kotoran luwak (Kopi luwak basah) dan langsung menghasilkan kopi luwak kering (Raw beans).

Yang kedua adalah cara yang dianjurkan oleh MUI yaitu dengan cara dicuci terlebih dahulu kemudian dijemur dan menghasilkan gabah kopi luwak.

4. Penggilingan dan penyortiran

Tidak hanya sekali dalam proses penyortiran kopi luwak, setelah melewati proses pengeringan selanjutnya adalah penggilingan.

Setelah melewati proses penggilingan biji luwak melewati penyortiran dengan memilih biji yang masih utuh dengan biji yang pecah akibat penggilingan atau pembusukan ketika penjemuran.

Proses penyortiran dilakukan dengan cara manual dengan tujuan supaya  mendapatkan kopi siap goreng yang berkualitas.


5. Pembubukan Pengemasan 

Dalam proses ini ada dua cara, yang pertama dengan menumbuk menggunakan cara manual dan yang kedua menggunakan alat. 

Setelah di tumbuk, bungkus kopi menggunakan aluminium supaya menjaga kesegaran dan keawetan dari kopi luwak tersebut.

Daerah Penghasil Kopi Luwak di Indonesia

  1. Aceh Tengah
  2. Sikidang, Sumatera Barat
  3. Garut, Jawa Barat
  4. Kampung Banaran, Ambarawa
  5. Lembah Baliem, Wamena Papua
  6. Toraja, Sulawesi Selatan

Manfaat Kopi Luwak

Manfaat Kopi luwak
coffeemag.com.tr

Pastinya diantara rasanya yang nikmat kopi luwak juga memiliki khasiat bagi peminumnya seperti:

  • Mencegah penuaan dini
  • Menghitamkan rambut
  • Melindungi dari kanker kulit
  • Mencegah kanker payudara
  • Mencegah diabetes
  • Mencegah penyakit syaraf dan parkinson
  • Dan meningkatkan stamina tubuh

Nah apa lagi nih yang buat kamu ragu dengan kopi luwak? Minat untuk mencobanya? Semoga artikel ini bisa menambah pengetahuan kita yaa.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *