Sejarah Kopi

Sejarah Awal Mula Kopi


Sejarah kopi bermula pada abad ke-9 Ethiopia. Lebih tepatnya tanaman kopi berasal dari Abyssina, nama daerah lawas yang berada di Afrika yang mencakup wilayah negara Ethiopia dan Eritrea. 

Pada saat itu kopi belum dikenal oleh dunia, hanya masyarakat ethiopia yang mulai mengonsumsinya.

Yang pertama kali mempopulerkan kopi adalah orang Arab, mereka membawa biji kopi dari Abyssinia lalu dibawa menuju Yaman, dan mulailah budidaya tanamanan kopi disana.

Kopi diperkenalkan oleh masyarakat Yunani sebagai minuman penambah energi, dan tenyata penyebaran kopi sama dengan masa dimana penyebaran agama islam lhoo.

Bangsa Arab yang mengawali untuk memonopili biji kopi, mereka mengontrol perdagang lewat pelabuhan Mocha, sebuah kota yang ada di Yaman. Dari pelabuhan ini lah biji-biji kopi bisa sampai ke Eropa.

Dan pada saat itu hanya pelabuhan Mocha yang menjadi gerbang perdagangan biji kopi, hingga orang Eropa menyebut kopi Mocha.

Menurut lliteratur sejarah kopi, minuman ini sempat menjadi andalan utama di dunia islam (kalangan peziarah kota mekah) karena minuman ini dapat di percaya sebagai minuman pengusir kantuk ketika sedang beribadah di tengah malam.

Padahal pernah suatu ketika dinyatakan bahwa minuman kopi adalah minuman terlarang.

Tiba lah di abad ke-17, dimana orang Eropa mulai menanam kopi seniri di daerah Eropa. Tapi sayangnya iklim disana tidak cocok untuk tanaman kopi, kemudian mereka mencoba membudidayakan tanaman kopi di daerah jajahan mereka.

Dan usaha mereka tidak sia-sia, alhasil Eropa mampu menggeser kekuasaan negara Arab dalam hal memperoduksi kopi.

Asal Usul Unik Minuman Kopi

Ada dua kisah yang menceritakan tentang minuman kopi, dua cerita ini sangat terkenal dan juga legendaris.

Kisah ini menceritakan tentang betapa dasyatnya khasiat dari minuman kopi ini. Dan juga dua mitos ini menceritakan bagaimana awal mula manusia mengonsumsi kopi.

Kedua cerita ini adalah “ Si Kaldi dan Kambingnya” dan “Ali bin Omar al Shadhil”. Pasti siapa saja yang mencoba untuk mencari sejarah tenatng kopi pasti akan bertemu dengan mitos ini.

Khaldi dan Kambing yang Menari

sejarah kopi kaldi

Cerita ini diambil dari legenda yang di kembagkan di Ethiopia. Seiring dengan berjalannya waktu, cerita ini tersebar dan menjadi legenda yang terkenal mengenai asal mula minuman kopi.

Suatu hari hiduplah seorang laki-laki yang bernama Khaldi, dia adalah seorang pengembala kambing, suatu ketika Khaldi melihat kambing-kambingnya yang sangat hiper aktif seperti sedang menari.

Setelah di usut-usut tenyata kambing-kambingnya memakan buah beri merah dari pohon yang tidak pernah ia jumpai sebelumnya.

Lalu Khaldi mencoba memakannya, setelah itu Khaldi menjadi lebih bertenaga dan juga menjadi hiperaktif layak kambingnya.

Tidak berhenti disitu, dia menceritakan kepada seorang biarawan. Si biarawan pun mulai tertarik dengan cerita si Kaldhi ia pun mencoba buah itu, dan biarawan itu merasakan hal yang sama, merasa memiliki tenaga yang ekstra, dan ia terjaga di malam hari tanpa mengantuk untk berdo’a.

Karena merasa buah itu sangat pahit, si biarawan mencoba untuk mengolahnya dengan cara memanggang dan menyeduh buah tersebut. Sejak itulah kopi di kenal sebagai meinuman penambah tenaga dan juga minuman yang bisa mengusir kantuk.

Omar Si Tabib Sufi

sejarah kopi omar si tabib sufi
kopigadingcempaka.com

Di sebuah kota yang bernama Mocha, Yaman terkenal sebuah tabib sufi yang taat beribadah yang bernama Ali bin Omar al Shadhili. Omar di kenal sebagai tabib yang sudah handal dan bisa menyembuhkan sebaga penyakit dengan mengkolaborasikan tindakan medis dan juga do’a.

Namun ternyata banyak  pengsaha lokal tidak suka dengan Omar, dengan berbagai cara mereka menyebarkan gosip tentang Omar, tentang Omar yang bersekutu dengan setan untuk menyembuhkan pasiennya.

Pada akhirnya masyarakan Mocha mengusir Omar keluar kota.

Setelah diusir, Omar tinggal didalam gua yang terletak di luar kota Mocha, ketika Omar merasa lapar, dia menemukan ada semak yang peuh dengan buah beri yang berwarna merah yang belum pernah dia temui sebelumnya.

Lalu dia memakan buah itu untuk menghilangkan rasa laparnya. Setelah dia memakan buah itu dia merasakan pahit, dari situ dia mencoba untuk mengolahnya.

Tetapi usaha Omar tidak membuahkan hasil apapun, ia tetap tidak bisa menikmati buah itu kerena rasanya yang terlalu pahit. Ia hanya bisa meminum cairan yang terdapat pada buah itu.

Tanpa disangka, dari caira tersebut dia merasakn mendapatkan tenaga dan kesegaran dalam tubuhnya.

Singkat cerita, Omar menjadi terkenal karena penemuannya itu, berita itu terdengar hingga penguasa kota, lalu Omar di panggil untuk menjadi tabib dan diminta tinggal di kota dengan cairan itu, yang disebut dengan Mocha.

Asal mula Budidaya Tanaman Kopi

Pada awalnya semua tanaman kopi yang dibudidayakan adalah berjenis arabika. Hal ini di karenakan kopi yang dikembangkan oleh bangsa Arab adalah kopi jenis arabika yang dibawa dari Abyssinia dan di bawa ke Yaman yang dibudidayakan di dataran tinggi.

Budidaya tanaman kopi di Yunani sudah berlangsung dari tahun 575 Masehi. Pada masa itu perkembangan tanaman kopi masih terbilang lambat. Tanaman ini menjadi budidaya eksekutif bagi negara Yunani. Dan biji kopi hanya diperdagangkan oleh negara Arab lewat pelbuhan Mocha Yaman.

Pada saat itu pedagang arab sangat melindungi keistimewaan kopi, dan mereka mewajibkan merebus biji kopi yang akan di dagangkan supaya tidak ada tanam kopi yang tumbuh selain didaerah Yunani.

Sejarah Kopi Indonesia

sejarah kopi
id.pinterest.com

Sejarah kopi di Indonesia dimulai pada tahum 1696, Belanda membawa kopi dari Malbar, India ke Jawa. Mereka membudidayakan tanaman kopi di daerah Kedawung yang terletak di Batavia.

Tetapi usaha Belanda membudidayakan tanamn kopi di daerah Kedawung mengalami kerusakan karena adanya gempa bumi dan juga banjir.

Upaya selanutnya dilakukan pada tahun 1699 denganmenerapkan sistem stek pohon kopi dari Malbar. Pada tahun 1706 hasil kopi dari percobaan ini di kirim ke negara BElanda untuk di teliti disana.

Dan ternyata hasilnya berhasil, alhasil Belanda memiliki keuntungan besar dari budaya kopi tersebut.

Kebun tanaman kopi yang berhasil di perluas di daerah indonesa yang lainnya seperti Sulawesi, Sumatra, Bali, Timor dan pulai-pulau yang lainnya.

Di tahun 1878 terjadi peristiwa yang memilukan, hampir semua tumbuhan kopi yang ada di Indonesia terutaman di dataran rendah mengalami penyakit karat daun Hemileia vastatrix (HV).

Pada saat itu tanaman yang di bawa ke Indonesia adalah jenis kopi Arabika, untuk menggantikan tanaman kopi arabika Belanda mendatangkan spesies baru yaitu kopi librika, yang di percaya lebih tangguh menghadapi penyakit karat daun.

Hingga beberapa tahun kemudian tanaman ini menggantikan tanaman kopi jenis arabika, tetapi ternyata tanaman ini juga mengalami hal yang sama, kerusakan yang diakibatkan karena karat daun.

Di tahun 1907 Belanda mendatangkan spesies baru lagi yaitu kopi jenis robusta, dan usaha ini tidak sia-sia hingga saat ini perkebunan kopi robusta masi bertahan.

Dan pada tahun kemerdekaan Indonesia tahun 1945. Seluruh perkebunan kopi milik Belanda diambil alih untuk Indonesia. Dan sejak saat itu Belanda  tidak lagi menjadi pemasok kopi dunia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *